Candi Gampingan

Cagar Budaya Tidak Bergerak
25 Desember 2020 25 Desember 2020
Bagikan

1 / 3
Candi Gampingan (Dok. BPCB DIY 2012)
2 / 3
Candi Gampingan
3 / 3
Arca Jambala (Dok. BPCB DIY 2005)
KETERANGAN

Candi Gampingan terletak di Dusun Gampingan, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Gampingan berada pada kedalaman 120 cm di bawah permu­kaan tanah. Posisi candi yang demikian diduga karena dahulu tertimbun material vulkanik.

Candi Gampingan ditemukan pertama kali pada Juni 1995 oleh seorang bernama Sarjono ketika menggali tanah untuk membuat bata di tanah milik Mulyo Prawiro. Penemuan tersebut dilaporkan ke Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Daerah Istimewa Yogyakarta/ SPSP DIY (sekarang Balai Pelestarian Cagar Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta).

Adanya laporan penemuan candi kemudian ditindaklanjuti SPSP DIY dengan melakukan ekskavasi penyelamatan. Kegiatan tersebut dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 3 s.d. 10 Agustus 1995. Tahap kedua dilaksanakan pada 31 Oktober s.d. 10 November 1996. Tahap ketiga dilaksanakan pada 20 s.d. 29 Oktober 1997.

Dari rangkaian kegiatan ekskavasi penyelamatan yang dilakukan oleh SPSP DIY diketahui bahwa di Situs Candi Gampingan terdapat beberapa struktur candi yang terbuat dari batu butih. Di Situs Candi Gampingan terdapat tujuh buah candi yang terbuat dari batu putih. Kondisi ketujuh candi tersebut sudah tidak utuh.

Salah satu di antaranya diduga sebagai Candi Induk, ukurannya 4,64 meter x 4,65 meter. Bangunan tersebut tinggal sisa-sisa berupa delapan lapis susunan batu setinggi 1,2 meter. Di dalamnya ditemukan tiga buah arca yaitu arca Dhyani Buddha Vairocana terbuat dari perunggu, arca Jambhala dan arca Candralokesvara terbuat dari batu andesit. Selain ketiga arca tersebut juga ditemukan sat buah fragmen arca dari keramik, delapan buah miniatur benda emas, satu buah cincin emas, dan fragmen-fragmen gerabah.

Baca Juga

Bank Indonesia Yogyakarta

BPCB DIY - 22 September 2021

Kantor Bank Indonesia Yogyakarta dibuka pada tanggal 1 April 1879, sebagai kantor cabang De Javasche Bank ke-8 di atas tanah hak milik sendiri...

Rumah Sakit Panti Rapih

BPCB DIY - 18 Agustus 2021

Pembangunan rumah sakit Panti Rapih tidak terlepas dari sejarah perkembangan penyebaran agama Katolik di Yogyakarta pada masa Hindia Belanda....

Bank BNI 1946

BPCB DIY - 24 Mei 2021

Pada awalnya bangunan BNI 46 merupakan kantor Nederlandsch-Indische Levensverzekeringen en Lijfrente Maatschappij (NILLMIJ). Nillmij adalah...

The Phoenix Hotel Yogyakarta

BPCB DIY - 11 Februari 2021

Bangunan The Phoenix Hotel pada mulanya merupakan tempat tinggal milik Mr. Kwik Djoen Eng, seorang pedagang keturunan Tionghoa dari Semarang. Rumah...

Candi Gebang

BPCB DIY - 27 Desember 2020

Candi Gebang terletak di Dusun Gebang, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Gebang ditemukan...

Gedung SMP Negeri I Yogyakarta

BPCB DIY - 20 September 2021

Gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Yogyakarta dibangun pada masa kolonial Belanda. Dahulu bangunan tersebut merupakan sekolah AMS A...