Gedung Sekolah Dasar Negeri Ngupasan

Cagar Budaya Tidak Bergerak
15 Februari 2022 15 Februari 2022
Bagikan

KETERANGAN

Sekolah Dasar Negeri Ngupasan Yogyakarta pada awalnya adalah bagian dari Loji Kebon (Gedung Agung) yang digunakan untuk sekolah remaja putri Eropa pada 1912. Sekolah itu bernama Iste Europeesche Lagere Meisjes School. Pada tahun 1930 sekolah itu dihapus. Gedungnya kemudian digunakan untuk Sekolah Dasar Pertama Ambon atau 1ste Europeesche Lagere Ambongsche hingga 1942.

Seiring berjalannya waktu, bangunan ini sejak tahun 1950 digunakan sebagai Sekolah Dasar Ngupasan hingga sekarang. Sampai dengan tahun 1974 di Kompleks SD Ngupasan terdiri dari empat sekolah yaitu SD Ngupasan I, SD Ngupasan II, SD Ngupasan III dan SD Inpres Reksobayan. SD Ngupasan I menempati bagian depan (bangunan utama) berbagi kelas dengan SD Ngupasan II dan Ngupasan III. Sedangkan ruang sebelah barat yang digunakan untuk gedung SD Inpres Reksobayan dibangun pada tahun 1974. Pembangunan gedung sekolah tersebut dengan menghilangkan doorlop yang membujur ke barat. Sedangkan ruang SD Inpres Reksobayan yang sebelah timur dibangun pada tahun 1975.

Dalam perkembangan selanjutnya jumlah murid yang masuk ke SD Ngupasan I, II, III dan SD Inpres Reksobayan semakin berkurang, maka pada tahun 2006 dilakukan regrouping ke empat SD tersebut menjadi satu dengan nama SD Ngupasan sampai sekarang. SD Ngupasan merupakan hibah dari Keraton Yogyakarta yang kemudian menjadi pihak sekolah.

Gedung SDN Ngupasan berarsitektur indis.  Ciri-cirinya bangunannya tinggi, memiliki jendela dan pintu yang juga tinggi, besar, dan lebar. Bangunan dirancang demikian karena menyesuaikan dengan kondisi lingkungan yang tropis sehingga memerlukan sirkulasi udara dan pencahayaan yang cukup.

Denah bangunan utama SDN Ngupasan berbentuk persegi panjang. Fasad bangunan menghadap ke selatan. Struktur atapnya berbentuk kampung dengan kombinasi limas. Atap kampung tampak pada bagian penampil teras dan puncak bangunan. Sedangkan bentuk limas berada di bawahnya dan mengelilingi serambi atau teras. Material penutup atap yaitu genting.

Bangunan terkesan rendah karena atap dengan teras menjadi satu. Teras bagian depan di sisi atas berhiasan geometrik dan mempunyai ventilasi udara. Pintu dan jendela terbuat dari dua jenis bahan. Pada bagian atas terbuat dari kayu dan pada bagian atas terbuat dari kaca. Di atas pintu terdapat ventilasi udara, di samping itu terdapat dua jendela kaca berteralis yang tinggi dan lebar. Dinding tembok dan dinding bagian bawah menggunakan keramik berwarna biru. Bangunan ini belum banyak mengalami perubahan.

SD Negeri Ngupasan terletak di Jalan Reksobayan 6, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta. Bangunan SD Negeri Ngupasan I dan II ditetapkan sebagai Cagar Budaya melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia No. PM25/ PW. 007/ MKP/ 2007 tanggal 26 Maret 2007. (fry)

  

 

Referensi:

BP3 Yogyakarta. 2001. Laporan Pemetaan dan Penggambaran SD Ngupasan,

Nugroho, Antar. 2021. SD N Ngupasan Yogyakarta dalam buku Bangunan-Bangunan Indis di Kota Yogyakarta.Yogyakarta: BPCB DIY 

Baca Juga

Candi Kedulan

BPCB DIY - 17 Januari 2021

A.    Riwayat PenemuanCandi Kedulan terletak di Dusun Kedulan, Desa Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Daerah...

SMP BOPKRI I Yogyakarta

BPCB DIY - 12 Juli 2021

Bangunan SMP BOPKRI I pada mulanya merupakan HCS (Hollandsche Chineesche School), yang didirikan tahun 1917 di kampung Gemblakan.  Di...

Kelenteng Gondomanan

BPCB DIY - 04 Februari 2022

Kelenteng Fuk Ling Miau atau yang juga dikenal dengan nama Kelenteng Gondomanan,  didirikan pada 1846 oleh masyarakat Cina yang tinggal di...

Rumah Sakit Panti Rapih

BPCB DIY - 18 Agustus 2021

Pembangunan rumah sakit Panti Rapih tidak terlepas dari sejarah perkembangan penyebaran agama Katolik di Yogyakarta pada masa Hindia Belanda....

Candi Mantup

BPCB DIY - 11 Februari 2021

Candi Mantup terletak di Dusun Mantup, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Mantup ditemukan pada Juli...