Rumah Tradisional Milik Priyo Nugroho

Cagar Budaya Tidak Bergerak
18 Februari 2021 18 Februari 2021
Bagikan

1 / 4
2 / 4
3 / 4
4 / 4
KETERANGAN

Rumah tersebut berada di Bangunharjo, Sewon, Bantul. Bangunan terdiri atas pendopo, longkangan, pringgitan, nDalem, pasren, dapur dan gandok kiwo-tengen. Rumah tersebut dibangun oleh Diporejo, namun belum ada pendopo.

Pada tahun 1867 setelah terjadi  gempa besar, Atmowiyono yang merupakan cucu dari Diporejo membeli joglo di Kotagede dan mendirikan pendopo di depan rumah. Atmowiyono sendiri merupakan Lurah Desa Ngoto pada saat itu.

Pendopo menggunakan atap joglo dengan tumpangsari. Konsul pendopo menggunakan seng. Di atas konsul terdapat ornamen kaca es warna – warni. Lantai menggunakan tegel abu-abu ukuran 30 x 30 cm. Rumah bagian induk dan rumah bagian belakang menggunakan atap limasan cere gencet dengan menggunakan dinding tembok berplester. Di pendopo tersebut dahulu sering digunakan untuk kegiatan seni pertunjukan seperti ketoprak, wayangan dan dolalak.  Selain itu, rumah ini pernah dijadikan sebagai Kantor Kelurahan Ngoto dan pada saat Agresi Militer Belanda II digunakan sebagai tempat persembunyian tentara gerilya.

Baca Juga

Candi Gampingan

BPCB DIY - 25 Desember 2020

Candi Gampingan terletak di Dusun Gampingan, Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Gampingan...

Candi Barong

BPCB DIY - 11 Januari 2021

Secara administratif, Candi Barong terletak di Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta....

Candi Miri

BPCB DIY - 08 Maret 2021

Candi Miri terletak di Dusun Nguwot, Desa Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi candi ini berada di...

Bank BNI 1946

BPCB DIY - 24 Mei 2021

Pada awalnya bangunan BNI 46 merupakan kantor Nederlandsch-Indische Levensverzekeringen en Lijfrente Maatschappij (NILLMIJ). Nillmij adalah...